small Whats App Image 2026 04 28 at 11 35 04 7a11dee462
Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

Investigasi Menyeluruh Tabrakan Maut KA di Bekasi! Human Error atau Ada Masalah Lain?

Jraedutalk – Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati meminta dilakukannya investigasi menyeluruh terkait insiden tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

“Insiden ini perlu segera dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui pasti faktor penyebab kecelakaan, apakah ada human error (kelalaian manusia) atau persoalan dalam persinyalan atau bahkan manajemen operasionalnya?” ujar Sari dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Menurut dia, pemerintah dan pihak terkait harus segera memberikan perhatian serius, terutama berkaitan dengan pemulihan korban. Tidak hanya pemulihan fisik, tetapi juga mental.

“Tidak terkecuali restitusi yang harus dibayarkan pihak operator sebagai tanggung jawab atas terjadinya insiden tersebut,” ujar dia. Belasungkawa Mendalam

Lebih jauh Sari menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut serta ikut berbelasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban dan pihak yang terdampak. Ia berharap insiden itu tidak terjadi lagi ke depannya.

Untuk itu, dia meminta kepada pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk melakukan evaluasi dan monitoring berkala guna memastikan seluruh sistem kereta yang ada layak dan aman digunakan.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL atau commuter line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

14 Meninggal

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga Selasa pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal.

Korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

See also  Viral Billboard Film Horor Aku Harus Mati Bikin Resah, Terlalu Menyeramkan

KAI menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang. Keluarga dapat menghubungi pusat panggilan KAI 121. (*)

Jra Edutalk

Jra Edutalk

Editor’s Pick

Pendidikan Berbasis Budaya, Konsep dan Implementasi di Era Modern

Visual pembelajaran berbasis budaya yang dikombinasikan dengan teknologi modern untuk memperkaya proses…

Most Comment

Trending

Get The Latest

Photos

Share to...