Jraedutalk – Garudayaksa FC resmi mencatatkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Indonesia. Tim besutan pelatih bertangan dingin, Widodo Cahyono Putro, memastikan diri naik kasta dan akan berlaga di kompetisi tertinggi, Super League, musim depan.
Kepastian ini didapat setelah Garudayaksa menyudahi perlawanan Persikad dengan skor mantap 3-1 pada laga pamungkas Grup 1 Pegadaian Championship 2025/2026, Sabtu (2/5/2026).
Kemenangan ini sekaligus mengunci posisi puncak klasemen bagi klub yang didirikan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto tersebut.
Drama Tikungan Terakhir
Persaingan menuju promosi berlangsung sengit hingga menit-menit terakhir. Garudayaksa yang hanya terpaut satu poin dari rival terdekatnya, Adhyaksa FC, dituntut untuk menang demi mengamankan tiket otomatis.
Meski di saat yang bersamaan Adhyaksa FC pesta gol 4-0 atas Sriwijaya FC, konsistensi Garudayaksa tetap tak tergoyahkan. Tiga poin dari laga melawan Persikad cukup untuk membuat publik Garudayaksa bersorak merayakan kesuksesan menuju kasta tertinggi.
Sementara itu, Adhyaksa FC yang finis sebagai runner-up harus berjuang lagi melalui babak play-off.
Tangan Dingin Widodo C. Putro
Kesuksesan ini tak lepas dari racikan strategi Widodo Cahyono Putro. Di bawah arahannya, Garudayaksa tampil sebagai tim yang solid dan kompetitif sejak awal musim di format baru Pegadaian Championship.
Kehadiran Garudayaksa di Super League musim depan tentu akan memberikan warna baru. Sebagai klub yang memiliki fasilitas modern di Academy Garudayaksa, ekspektasi besar kini berada di pundak mereka untuk bersaing dengan klub-klub raksasa tanah air lainnya.
Siapa Menyusul dari Grup 2?
Setelah Garudayaksa mengamankan satu tempat, kini mata pecinta sepak bola tertuju pada Grup 2.
Dua tim besar, PSS Sleman dan Persipura Jayapura, akan saling sikut pada Minggu (3/5/2026) besok.
Keduanya mengoleksi poin yang sama (53), namun PSS unggul selisih gol.Akankah Elang Jawa menyusul Garudayaksa besok, atau justru Mutiara Hitam yang akan kembali ke habitat aslinya di Super League? Menarik untuk kita tunggu! (*)