Jraedutalk – Kabar yang sudah lama dinanti pecinta bulutangkis akhirnya mulai menemukan titik terang. Duet legendaris Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan berpeluang kembali tampil di lapangan dalam ajang Hoo Haa Cup 2026. Nama besar yang dikenal sebagai “The Daddies” itu direncanakan ikut meramaikan turnamen khusus eks atlet tersebut.
Harapan ini disampaikan langsung oleh Tournament Director, Marleve Mainaky. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Hendra bahkan sudah muncul dalam materi promosi, dan ada kemungkinan besar ia kembali berpasangan dengan Ahsan. Meski belum sepenuhnya pasti, peluang tersebut cukup untuk membangkitkan antusiasme publik.
“Memang di poster sudah ada gambar Hendra Setiawan. Ada kemungkinan bakal main dengan Ahsan. Semoga saja benar-benar terjadi,” kata Marleve dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/4/2026) dikutip dari CNN.
Jika benar terjadi, ini akan menjadi momen emosional. Pasalnya, Ahsan/Hendra telah resmi gantung raket usai tampil terakhir di Indonesia Masters 2025. Sejak saat itu, keduanya menempuh jalan berbeda—Hendra aktif di dunia kepelatihan, termasuk terlibat dalam tim Thomas Cup 2026, sementara Ahsan fokus menjalankan bisnis.
Turnamen Hoo Haa Cup 2026 sendiri akan digelar di ICE BSD pada 12–14 Juni 2026. Ajang ini menghadirkan konsep yang berbeda, dengan tiga kategori utama: profesional (untuk mantan atlet), amatir, serta format unik 3 lawan 3.
Menariknya, setiap kategori dibagi lagi berdasarkan kelompok usia, mulai dari 35 tahun hingga di atas 70 tahun—membuktikan bahwa semangat bulutangkis tak mengenal batas usia.
Tak hanya The Daddies, sejumlah legenda lain juga diproyeksikan tampil. Nama-nama seperti Haryanto Arbi, Flandy Limpele, Boby Ertanto, hingga Gong Ruina disebut siap memeriahkan turnamen. Bahkan, beberapa figur publik juga dikabarkan tertarik ikut ambil bagian.
Co-Founder turnamen, Marcia Hutagalung, menjelaskan bahwa ide penyelenggaraan ini berangkat dari besarnya komunitas bulutangkis di Indonesia. Ia menilai, gairah terhadap olahraga ini tidak pernah benar-benar padam, bahkan setelah atlet pensiun. Dengan inspirasi dari turnamen senior di negara lain, Hoo Haa Cup hadir sebagai wadah inklusif bertaraf internasional.
Sebagai daya tarik tambahan, panitia menyiapkan total hadiah mencapai Rp2,7 miliar. Yang lebih menarik lagi, penonton dapat menyaksikan pertandingan secara gratis—sebuah undangan terbuka bagi semua pecinta bulutangkis untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan.
Jika Ahsan/Hendra benar-benar kembali berpasangan, Hoo Haa Cup 2026 bukan sekadar turnamen. Ini akan menjadi panggung nostalgia, tempat kenangan lama hidup kembali—dan mungkin, untuk terakhir kalinya, publik bisa menyaksikan magis The Daddies di lapangan.(*)