jraedutalk – Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks menegaskan tekad timnya untuk meraih kemenangan saat menghadapi Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026.
Diks mengakui laga ini memang tidak akan mudah. Apalagi, Bulgaria memiliki kualitas yang jauh berbeda dibanding lawan sebelumnya, Saint Kitts and Nevis.
“Saya rasa ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Mereka tim yang sangat bagus, secara fisik maupun teknis. Mereka juga punya pemain-pemain individu yang berkualitas,” kata Diks di Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Di samping, Diks menilai kondisi skuad Bulgaria yang tidak membawa sejumlah pemain utama bukan berarti menurunkan kekuatan mereka secara signifikan. Baginya, skuad asuhan Aleksandar Dimitrov tetap merupakan lawan yang berbahaya.
“Tentu mereka tidak membawa semua pemain utama (tim A) yang biasanya bermain, tapi tetap saja mereka punya kualitas hebat,” katanya.
Lebih jauh, bek berusia 29 tahun itu menegaskan, laga melawan tim Eropa sepeti Bulgaria dapat menjadi tantangan yang ideal bagi skuad Garuda untuk menguji kemampuan.
“Ini tantangan besar bagi kami, namun menurut saya tidak ada tantangan yang lebih baik selain menang melawan tim Eropa saat ini,” kata penggawa Borussia Monchengladbach tersebut.
Diks pun optimistis peluang kemenangan tetap terbuka lebar, terlebih Indonesia akan bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
“Tentu saja, tentu saja. Sepak bola itu bundar, apa pun bisa terjadi dalam sepak bola, dan kami bermain di kandang sendiri,” kata dia.
Ia menekankan faktor kandang bisa menjadi kekuatan tambahan yang menyulitkan lawan “Saya pikir sangat sulit untuk mengalahkan kami di kandang dan inilah saatnya untuk membuktikan hal tersebut,” bebernya.
Berbekal kesiapan tim yang dinilainya semakin matang, Diks memastikan seluruh pemain siap menghadapi tantangan dari Bulgaria di partai final.
“Ini pertandingan besar bagi kami, tantangan besar, dan saya rasa seluruh tim sangat siap untuk itu,” pungkasnya. (*)