Program Pendidikan Nasional dan Dampaknya terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia

Sanksi Tegas Mendikdasmen Abdul Mu’ti untuk Pengawas TKA 2026

Jraedutalk – Ujian tidak hanya menjadi tolok ukur kemampuan siswa, tetapi juga ujian integritas bagi para pendidiknya. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengeluarkan peringatan keras bagi para pengawas Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Ia tidak segan-segan memberikan sanksi pemecatan atau blacklist bagi pengawas yang melanggar aturan.

Peringatan tegas ini disampaikan langsung oleh Mu’ti saat meninjau hari pertama pelaksanaan TKA jenjang SMP di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (6/4/2026). “Para pengawas kami imbau supaya melaksanakan tugas dengan sebagaimana mestinya. Pengawas yang macam-macam saya grounding (rumahkan), gak akan saya pakai selama saya jadi Menteri. Ini serius, karena penting untuk menanamkan kejujuran ke anak-anak,” tegas Mu’ti di hadapan para guru dan panitia.

Belajar dari Evaluasi Tahun Lalu

Ancaman sanksi berat ini bukan gertak sambal. Mendikdasmen menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi kelam pelaksanaan TKA pada tahun-tahun sebelumnya.

Pihaknya menemukan berbagai pelanggaran etika dan moral yang dilakukan oknum pengawas, mulai dari hal yang mengganggu konsentrasi seperti merokok di sekitar area ujian, merekam aktivitas pengerjaan tes, hingga tindakan curang fatal seperti memberikan contekan jawaban atau bahkan ikut mengerjakan soal milik peserta.

Untuk membersihkan praktik kotor tersebut, Mu’ti meminta partisipasi aktif dari seluruh elemen sekolah dan masyarakat. Ia mempersilakan siapa saja untuk melapor langsung kepadanya jika menemukan oknum pengawas yang melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP).

Lindungi Psikologis Siswa

Selain masalah integritas, Mendikdasmen juga menyoroti aspek psikologis anak selama ujian. Ia mengingatkan para pengawas dan pihak sekolah agar menciptakan suasana ujian yang humanis dan kondusif. Sikap galak atau menekan justru akan merusak konsentrasi siswa.

See also  Kemdiktisaintek Klarifikasi Anggaran Riset 2026 Total Capai Rp8 Triliun

“Jangan mengintimidasi, sehingga anak-anak tidak nyaman dalam mengerjakan,” pesan Mu’ti.

Sebagai informasi, hari pertama TKA jenjang SMP tahun ini mengujikan mata pelajaran Matematika dan Numerasi. Siswa diberikan waktu 75 menit untuk menyelesaikan 30 soal, yang kemudian dilanjutkan dengan pengisian survei karakter selama 20 menit. Melalui pengawasan yang ketat dan suasana yang nyaman, diharapkan hasil TKA tahun ini benar-benar mencerminkan potensi asli para pelajar Indonesia. (*)

Jra Edutalk

Jra Edutalk

Editor’s Pick

Pendidikan Berbasis Budaya, Konsep dan Implementasi di Era Modern

Visual pembelajaran berbasis budaya yang dikombinasikan dengan teknologi modern untuk memperkaya proses…

Most Comment

Trending

Get The Latest

Photos

Share to...