ubaid
Ubed terhenti di perempat final Malaysia Masters 2026 (foto:PBSI)

Ubed Gagal Hentikan Popov, Indonesia Tanpa Wakil di Semifinal Malaysia Masters

Jraedutalk – Mohammad Zaki “Ubed” Ubaidillah gagal melaju ke semifinal Malaysia Open BWF Super 500. Bertanding di Axiata Arena, Jumat (22/5/2025), Ubed susah payah mengimbangi permainan Cristo Popov dari Pancis.

Ubed harus menyerah dua gim langsung 21-23, 19-21 atas unggulan ke-3 turnamen.

Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan tanpa wakil di semifinal Malaysia Masters setelah Jonatan Christie juga gagal menang melawan pemain muda China.

Indonesia sebelumnya meloloskan dua wakil di perempat final setelah mengirimkan 18 wakilnya ke Malaysia.

Jalannya pertandingan

Ubed tampil tenang meski di awal tertinggal 0-2 atas unggulan ke-3 itu. Bola-bola Ubed membuat Popov tak nyaman. Begitu juga netting pemain 19 tahun itu membuat Popov mati langkah atau tak mampu mengembalikan bola.

Pemain asal Bangkalan itu mampu membalikkan poin hingga terus unggul di interval 11-10.

Selepas break, Ubed masih memimpin dengan 14-11.

Popov mempercepat tempo permainannya hingga mampu menyulitkan Ubed. Tunggal Prancis itu mampu menyamakan poin menjadi 14-14.

Kejar mengejar poin berlanjut hingga 16-16. Netting yang gagal dari Ubed membuat Popov unggul 16-18.

Ubed kembali mengejar dan menyamakan poin menjadi 18-18 berkat bola serangnya ke sudut lapangan. Ubed berhasil mendapatkan game poin lebih. Namun bola lob nya keluar hingga memaksa Deuce.

Popov berbalik unggul 20-21 lewat smes kerasnya memanfaatkan Ubed yang kesulitan mengembalikan bola di depan net

Namun Ubed belum menyerah, bola pancingannya di depan net sukses, pengembalian Popov yang tanggung langsung dihukum dengan smesh keras mematikan. 

Netting tipis Popov membuat pengembalian Ubed melambung ke luar lapangan. Gim pertama jadi milik Popov 21-23.

Gim kedua

Popov langsung tampil agresif menekan untuk mendapat poin pertama dari Ubed.

See also  Target Besar! Tim Uber Indonesia Incar Sempurna di Fase Grup 2026

Namun Ubed dengan cepat membalikkan poin jadi unggul 3-1 lewat bola-bola panjang ke sudut lapangan yang menyulitkan.

Ubed terus memimpin perolehan poin hingga unggul empat poin menjadi 8-4. Ubed memaksa Popov bergerak ke sudut lapangan sebelum menuntaskan really dengan pukulan keras.

Kesalahan sendiri membuat keunggulan poin Ubed menguap. Popov terus mendekat hingga poin sama 10-10 sebelum bola pengembaliannya menyangkut di net.

Ubed memimpin tipis di interval 11-10.

Selepas jeda, Ubed seperti kehilangan ‘angin’. Popov berbalik unggul 12-14 lewat permainan cepatnya menghadang bola di area depan permainan.

Popov tak memberikan kesempatan bagi Ubed untuk mengejar dan terus memimpin poin 14-17.

Memasuki poin genting, Ubed mempercepat pukulannya hingga mampu mendekat 18-19. Namun sontekan Ubed di depan net gagal, Popov mendapatkan match poin pertama.

Ubed sempat mendekat 19-20, namun serangan sporadis Popov membuat Ubed terjatuh dan dengan mudah bola diarahkan ke lapangan yang kosong. Popov menang 19-21 untuk menyegel tiket semifinal. (*)

Jra Edutalk

Jra Edutalk

Editor’s Pick

Pendidikan Berbasis Budaya, Konsep dan Implementasi di Era Modern

Visual pembelajaran berbasis budaya yang dikombinasikan dengan teknologi modern untuk memperkaya proses…

Most Comment

Trending

Get The Latest

Photos

Share to...